post

De Beek Tepis Kabar Mendarat ke Real Madrid

Pemain muda yang sedang menarik perhatian dunia sepak bola dunia, Donny van de Beek berani menegaskan bahwa dirinya tidak akan merapat ke Real Madrid di bursa musim dingin maupun musim panas 2020 mendatang.

Bermain bersama Ajax Amsterdam, Donny van de Beek sudah bermain apik di sepanjang musim 2018-2019 kemarin. Musim itu adalah musim dimana sang pemain sukses memberikan hasil yang luar biasa kepada Ajax.

Kesuksesan itu dilengkapi dengan berhasilnya Donny van de Beek mengantarkan Ajax juara Eredivisie. Selain itu ia juga membawa klub Amsterdam tersebut menembus babak semifinal Liga Champions dengan catatan empat gol.

Kini musim telah berganti, dan sekarang sudah masuk pada musim 2019-2020, dan baiknya Donny van de Beek tetap menampilkan performa terbaiknya. Namun sayang, dia gagal mengantarkan Ajax lolos dari babak fase grup.

Dengan performa yang terus meningkat, maka tak wajar ketika klub seperti Real Madrid, Barcelona, dan Manchester United digosipkan tertarik ingin meminangnya dari Ajax. Namun kini ada berita yang menyebutkan jika Real Madrid berada di posisi yang paling depan dalam urusan mendatangkan Donny van de Beek.

Sumber berita bola terupdate La Liga sendiri berani memberikan keterangan bahwa Madrid siap membayar Donny van de Beek dengan mahar 55 juta euro. Akan tetapi, semua isu tersebut dibantah oleh Donny van de Beek dengan menegaskan masih terikat kontrak hingga musim 2022 mendatang.

“Tidak ada kontrak, maka tidak ada yang resmi untuk Real Madrid. Itulah situasinya. Itu tidak berubah sepanjang musim. Saya tidak ingin memilih. Keduanya klub yang hebat, tetapi seperti yang saya katakan sebelumnya, Ajax juga klub yang hebat,” ucap Donny van de Beek.

“Atas dasar itulah mengapa tidak ada yang bisa dipilih. Semuanya akan sangat bagus,” tutupnya.

Donny van de Beek adalah asli dari pemain didikan akademi sepak bola Ajax Amsterdam. Kehadiran Donny van de Beek terlihat dari tim akademi di musim 2015 lalu. Dalam masa karirnya, Donny van de Beek selalu menjadi andalan timnas Belanda di level usia yang berbeda-beda.