post

John Terry Impikan Latih Chelsea Di Masa Depan

Walaupun kini sudah berstatus sebagai pemain Aston Villa, John Terry rupanya masih menyimpan kenginginan untuk Chelsea di masa depan. Dia menyimpan cita-cita untuk menjadi manajer Chelsea suatu saat nanti.

Terry dilepas Chelsea dengan status free agent setelah kontraknya yang habis di akhir musim 2016/2017 lalu tidak diperpanjang. Awalnya bek berusia 36 tahun dikira akan pindah ke luar Inggris, namun ternyata dia menerima tawaran untuk bermain di Aston Villa.

Pelatih Aston Villa, Steve Bruce menyatakan jika salah satu cara yang dia lakukan untuk menggoda Terry agar mau pindah ke klubnya adalah dengan menawarkan bantuan untuk menjadi pelatih di sebuah tim. Walaupun demikian, kontrak Terry di Villa semata hanya sebagai pemain.

Terry menyatakan jika dia masih menyimpan sebuah ambisi besar untuk menjadi manajer Chelsea di masa depan. Tapi Terry juga menyedari jika dirinya harus menimba ilmu dan pengalaman yang banyak sebelum menangani tim sebsar The Blues.

“Melatih Chelsea merupakan sebuah impian. Saya ingin mewujudkannya suatu saat nanti. Saya dan Frank Lampard sering membicarakan soal ini,” ujar John Terry seperti yang dilansir dari Sky Sports.

“Saya pikir semua orang pasti menyimpan mimpi besar dalam hidupnya. Saya pikir tidak ada mimpi yang terlalu besar. Saya selalu ingin jadi yang terbaik dan jika itu adalah menjadi seorang manajer klub maka Chelsea adalah pilihannya.”

“Itu akan luar biasa, tapi saya juga sadar Anda tidak akan bisa melatih klub sebsar Chelsea sebagai pekerjaan pertama Anda. Anda butuh belajar, apakah itu di akademi atau di klub-klub kecil terlebih dahulu.”

“Sulit untuk dapat pekerjaan. Saya lihat banyak pemain dari generasi saya tidak memperoleh pekerjaan yang saya pikir akan mereka dapat. Jadi menurut saya kita harus bekerja sebaik-baiknya dan meraih pengalaman di lapangan dan membuat kesalahan yang tidak disaksikan oleh siapapun, jadi ketika Anda masuk, Anda siap,” katanya.

post

Gagal Rekrut De Gea, Madrid Dekati Courtois

Rumor ketertarikan Real Madrid kepada Thibaut Courtois kembali memanas dalam beberapa waktu terakhir. Hal tersebut diperkuat dengan pernyataan dari agen Courtois, Christophe Henrotay bahwa dia sedang melakukan pembicaraan dengan klub ibukota Spanyol itu.

Penjaga gawang andalan Chelsea itu sudah cukup lama dihubungkan dengan kepindahan ke Real Madrid. Courtois menjadi salah satu kiper incaran Los Blancos selain David de Gea (Manchester United) dan Gianluigi Donnarumma (AC Milan), walaupun mereka masih memiliki Keylor Navas. Setelah gagal merekrut De Gea, mereka mengalihkan perhatian mereka ke Courtois.

Pemuda berusia 25 tahun ini berhasil mengamankan tempat sebagai kiper nomor satu di Stamford Bridge, sejak pulang ke London Barat setelah memperkuat Atletico Madrid sebagai pemain pinjaman selama tiga tahun, pada musim panas 2014 silam.

Setelah berhasil meraih juara Premier League keduanya dalam tiga musim terakhir, Courtois sering menghiasi berita bursa transfer musim panas setelah beredar kabar mengenai kemungkinan kepindahannya ke Santiago Bernabeu.

Kontrak Courtois bersama The Blues sendiri sebenarnya akan berakhir pada musim panas tahun 2019. Kabar terakhir menyebutkan jika penjaga gawang tim nasional Belgia itu menagih perpanjangan kontrak kepada klubnya.

“Adakah klub di dunia ini yang tidak berminat dengan pemain seperti Thibaut Courtois? Diantara mereka yang berminat adalah tim juara bertahan Eropa [Real Madrid],” ungkap Christophe Henrotay seperti yang dilansir dari Marca.

“Beberapa waktu terakhir ini saya sedang sering bertemu dengan direktur-direktur Real Madrid dan situasi Thibaut Courtois di Chelsea sedang dievaluasi.”

“Thibaut Courtois adalah seseorang yang selalu membantu anda memenangkan pertandingan, gelar juara. Tugas saya sekarang ini adalah untuk terus menginformasikan kepada dia mengenai situasinya saat ini,” ungkap Henrotay.

Courtois merupakan salah satu kunci sukses Chelsea menjuarai Premier League musim lalu. Dia bermain di 36 dari 38 pertandingan Liga Inggris dengan hanya kebobolan sebanyak 28 gol dan mencetak 16 clean sheet. Prestasinya bersama Chelsea musim lalu membuatnya menyabet penghargaan kiper terbaik.