post

Real Madrid Resmi Bajak Wonderkid 19 Tahun dari Malaga

Dilansir AS, Vallejo yang kontraknya habis pada Juni nanti menolak semua tawaran kontrak baru dari Malaga. Raksasa La Liga, Real Madrid dikabarkan telah mencapai kesepakatan dengan Malaga untuk transfer pemain sayap Hugo Vallejo.

Pada jendela transfer Januari ini, Real Madrid lebih memfokuskan diri pada perekrutan pemain muda. Pengumuman resmi akan segera dilakukan kedua klub. Pemain 19 tahun itu bakal langsung dipinjamkan ke Deportivo La Coruna di sisa musim ini.

Meski demikian, Vallejo tak akan langsung bergabung dengan skuad Zinedine Zidane. Alhasil, pihak klub memilih untuk menerima tawaran Real Madrid pada Januari ini.

Untuk mendapatkan tanda tangan Vallejo, Real Madrid kabarnya harus membayar biaya transfer senilai 300 ribu euro kepada Malaga.

Tak hanya itu, Real Madrid kabarnya juga akan membayar bonus sebesar 1 juta euro ketika Vallejo sudah bermain 10 kali di tim senior El Real.

Musim ini Vallejo hanya bermain selama 285 menit bersama Malaga. Minimnya kesempatan bermain ini diakibatkan oleh keengganan sang pemain untuk memperpanjang kontraknya.

Sebelumnya, Los Blancos juga telah merampungkan transfer Reinier. Reinier digaet dari Flamengo dengan biaya yang ditaksir mencapai 35 juta euro dan bakal langsung dimasukkan ke tim Real Madrid Castilla.

Sementara itu, Real Madrid juga telah resmi meminjamkan bek kanan muda mereka, Alvaro Odriozola ke raksasa Bundesliga, Bayern Munchen.

post

De Beek Tepis Kabar Mendarat ke Real Madrid

Pemain muda yang sedang menarik perhatian dunia sepak bola dunia, Donny van de Beek berani menegaskan bahwa dirinya tidak akan merapat ke Real Madrid di bursa musim dingin maupun musim panas 2020 mendatang.

Bermain bersama Ajax Amsterdam, Donny van de Beek sudah bermain apik di sepanjang musim 2018-2019 kemarin. Musim itu adalah musim dimana sang pemain sukses memberikan hasil yang luar biasa kepada Ajax.

Kesuksesan itu dilengkapi dengan berhasilnya Donny van de Beek mengantarkan Ajax juara Eredivisie. Selain itu ia juga membawa klub Amsterdam tersebut menembus babak semifinal Liga Champions dengan catatan empat gol.

Kini musim telah berganti, dan sekarang sudah masuk pada musim 2019-2020, dan baiknya Donny van de Beek tetap menampilkan performa terbaiknya. Namun sayang, dia gagal mengantarkan Ajax lolos dari babak fase grup.

Dengan performa yang terus meningkat, maka tak wajar ketika klub seperti Real Madrid, Barcelona, dan Manchester United digosipkan tertarik ingin meminangnya dari Ajax. Namun kini ada berita yang menyebutkan jika Real Madrid berada di posisi yang paling depan dalam urusan mendatangkan Donny van de Beek.

Sumber berita bola terupdate La Liga sendiri berani memberikan keterangan bahwa Madrid siap membayar Donny van de Beek dengan mahar 55 juta euro. Akan tetapi, semua isu tersebut dibantah oleh Donny van de Beek dengan menegaskan masih terikat kontrak hingga musim 2022 mendatang.

“Tidak ada kontrak, maka tidak ada yang resmi untuk Real Madrid. Itulah situasinya. Itu tidak berubah sepanjang musim. Saya tidak ingin memilih. Keduanya klub yang hebat, tetapi seperti yang saya katakan sebelumnya, Ajax juga klub yang hebat,” ucap Donny van de Beek.

“Atas dasar itulah mengapa tidak ada yang bisa dipilih. Semuanya akan sangat bagus,” tutupnya.

Donny van de Beek adalah asli dari pemain didikan akademi sepak bola Ajax Amsterdam. Kehadiran Donny van de Beek terlihat dari tim akademi di musim 2015 lalu. Dalam masa karirnya, Donny van de Beek selalu menjadi andalan timnas Belanda di level usia yang berbeda-beda.

post

MU Tawar Morata Seharga Rp 1,1 T

Manchester United belum berhenti melakukan pengejara kepada Alvaro Morata. The Red Devils dikabarka sudah siap menggelontorkan dana sebesar 75 juta euro atau setara dengan Rp 1,1 triliun untuk mendatangkan pemain itu ke Old Trafford.

MU berniat mendatangkan Morata dari Real Madrid untuk menjadi pengganti Zlatan Ibrahimovic yang kontraknya tidak diperpanjang oleh klub. Dua kali sudah mereka coba mengajukan penawaran namun selalu ditolak oleh El Real.

Penawaran pertama sebesar 60 juta euro (sekitar Rp 909 miliar) ditolak Madrid, begitu pula dengan tawaran berikutnya sebesar 70 juta euro (sekitar Rp 1 triliun). Klub yang bermarkas di Santiago Bernabeu ini kabarnya meminta 90 juta euro (sekitar Rp 1,36 triliun) bagi klub-klub yang berminat kepada Morata.

Penawaran ketiga dari The Red Devils pun akhirnya datang lagi di meja Los Blancos, di mana klub asuhan Jose Mourinho itu siap mengajukan penawaran mencapai 75 juta euro atau sekitar Rp 1,1 triliun demi bisa membawa Morata merumput di Inggris.

Karena selisih harga permintaan Los Blancos (80 juta euro) dengan penawaran yang dikirimkan oleh MU hanya berslisih 5 juta euro, diyakini proses transfer akan selesai dalam waktu dekat.

Manchester United sendiri baru berhasil mendatangkan satu pemain di bursa transfer kali ini yakni Victor Lindelof dari Benfica. Mereka justru diisukan akan ditinggalkan oleh salah satu penyerang seniornya, Wayne Rooney.

Wayne Rooney dispekulasikan akan pulang ke klub lamanya, Everton. Di Inggris, ramai diberitakan kalau transfer kapten MU dan tim nasional Inggris tersebut ke mantan klubnya itu bisa selesai pada pekan ini.

Morata sendiri dianggap menjadi pilihan yang paling tepat di lini serang MU. Musim lalu, pemain berusia 24 tahun itu mencetak 20 gol dari 43 penampilan di seluruh ajang kompetitif untuk membantu Real Madrid merebut gelar La Liga dan Liga Champions.

post

Selesaikan Masa Peminjaman Di Alaves, Llorente Siap Buktikan Diri Di Madrid

Marcos Llorente bertekad untuk memperjuangkan posisinya di Real Madrid mulai musim depan setelah masa peminjamannya bersama Deportivo Alaves berakhir. Yang pertama akan dilakukannya adalah unjuk kebolehan selama tur pramusim di Amerika Serikat.

Llorente merupakan pemain yang pernah menuntut ilmu di akademi Real Madrid mulai tahun 2008. Sejak 2014-2016 lalu, dia memperkuat tim muda Madrid, Castilla dan tampil di sebanyak 62 pertandingan selama dua musim.

Di musim 2015/2016, pemain yang biasa bermain di posisi gelandang itu tidak hanya bermain di Castilla, namun tiga kali tercatat tampil bersama tim utama Los Blancos. Di musim selanjutnya dia dipinjamkan oleh Real Madrid untuk mencari jam terbang lebih banyak.

Akhirnya Deportivo Alaves menjadi klub yang dipilih oleh Marcos Llorente untuk mendapatkan jam bermain dan dia bermain sebanyak 32 kali di seluruh ajang kompetitif. Dia juga nyaris membantu klub penampungnya itu merebut gelar Copa del Rey setelah kalah dari Barcelona di laga final.

Permainan oke Llorente sepanjang musim 2016/2017 membuat manajer tim nasional Spanyol U-21, Albert Celades kepincut. Llorente pun masuk dalam skuat Spanyol yang berlaga di Piala Eropa U-21 di Polandia kemarin. Sayangnya Marcos Llorente hanya tampil sekali dan Spanyol pun kalah dari Jerman di final.

Pengalaman bermain di dua pertandingan final ini jadi modal Llorente bertekad untuk bisa unjuk gigi bersama El Real di musim depan. Harapan itu semakin besar setelah pelatih Zinedine Zidane mengajaknya bergabung dalam tur pramusim di Amerika Serikat dalam laga International Champions Cup pada 23 Juli 2017 mendatang.

“Saya sudah bertemu dan bicara dengan perwakilan dari klub. Masa pinjaman saya di Deportivo Alaves sudah selesai dan sekarang saya punya kontrak dengan Real Madrid. Mereka mengatakan kepada saya bahwa saya ikut di tur pramusim Amerika Serikat,” ungkap Marcos Llorente Marca.

post

Gagal Rekrut De Gea, Madrid Dekati Courtois

Rumor ketertarikan Real Madrid kepada Thibaut Courtois kembali memanas dalam beberapa waktu terakhir. Hal tersebut diperkuat dengan pernyataan dari agen Courtois, Christophe Henrotay bahwa dia sedang melakukan pembicaraan dengan klub ibukota Spanyol itu.

Penjaga gawang andalan Chelsea itu sudah cukup lama dihubungkan dengan kepindahan ke Real Madrid. Courtois menjadi salah satu kiper incaran Los Blancos selain David de Gea (Manchester United) dan Gianluigi Donnarumma (AC Milan), walaupun mereka masih memiliki Keylor Navas. Setelah gagal merekrut De Gea, mereka mengalihkan perhatian mereka ke Courtois.

Pemuda berusia 25 tahun ini berhasil mengamankan tempat sebagai kiper nomor satu di Stamford Bridge, sejak pulang ke London Barat setelah memperkuat Atletico Madrid sebagai pemain pinjaman selama tiga tahun, pada musim panas 2014 silam.

Setelah berhasil meraih juara Premier League keduanya dalam tiga musim terakhir, Courtois sering menghiasi berita bursa transfer musim panas setelah beredar kabar mengenai kemungkinan kepindahannya ke Santiago Bernabeu.

Kontrak Courtois bersama The Blues sendiri sebenarnya akan berakhir pada musim panas tahun 2019. Kabar terakhir menyebutkan jika penjaga gawang tim nasional Belgia itu menagih perpanjangan kontrak kepada klubnya.

“Adakah klub di dunia ini yang tidak berminat dengan pemain seperti Thibaut Courtois? Diantara mereka yang berminat adalah tim juara bertahan Eropa [Real Madrid],” ungkap Christophe Henrotay seperti yang dilansir dari Marca.

“Beberapa waktu terakhir ini saya sedang sering bertemu dengan direktur-direktur Real Madrid dan situasi Thibaut Courtois di Chelsea sedang dievaluasi.”

“Thibaut Courtois adalah seseorang yang selalu membantu anda memenangkan pertandingan, gelar juara. Tugas saya sekarang ini adalah untuk terus menginformasikan kepada dia mengenai situasinya saat ini,” ungkap Henrotay.

Courtois merupakan salah satu kunci sukses Chelsea menjuarai Premier League musim lalu. Dia bermain di 36 dari 38 pertandingan Liga Inggris dengan hanya kebobolan sebanyak 28 gol dan mencetak 16 clean sheet. Prestasinya bersama Chelsea musim lalu membuatnya menyabet penghargaan kiper terbaik.